Minggu, 21 November 2010

Sejarah Indonesia di Piala Dunia FIFA

Indonesia pada tahun 1938 (di masa penjajahan Belanda) sempat lolos dan ikut bertanding di Piala Dunia 1938. Waktu itu Tim Indonesia di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda), peserta dari Asia yang pertama kali lolos ke Piala Dunia. Indonesia tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Grup kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 1938 hanya terdiri dari 2 negara, Indonesia (Hindia Belanda) dan Jepang karena saat itu dunia sepakbola Asia memang hampir tidak ada. Namun, Indonesia akhirnya lolos ke final Piala Dunia 1938 tanpa harus menyepak bola setelah Jepang mundur dari babak kualifikasi karena sedang berperang dengan Cina.
Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepakbola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB)yang lalu berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) di tahun 1936milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) punya bangsa Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik orang Indonesia. Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB)sebuah organisasi sepakbola orang-orang Belanda di Hindia Belandamenaruh hormat kepada Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) lantaran Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB)yang memakai bintang-bintang dari NIVBkalah dengan skor 2-1 lawan Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ)salah satu klub anggota PSSIdalam sebuah ajang kompetisi PSSI ke III pada 1933 di Surabaya.
NIVU yang semula memandang sebelah mata PSSI akhirnya mengajak bekerjasama. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Gentlemen’s Agreement pada 15 Januari 1937. Pascapersetujuan perjanjian ini, berarti secara de facto dan de jure Belanda mengakui PSSI. Perjanjian itu juga menegaskan bahwa PSSI dan NIVU menjadi pucuk organisasi sepakbola di Hindia Belanda. Salah satu butir di dalam perjanjian itu juga berisi soal tim untuk dikirim ke Piala Dunia, dimana dilakukan pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI sebelum diberangkatkan ke Piala Dunia (semacam seleksi tim). Tapi NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya. NIVU melakukan hal tersebut karena tak mau kehilangan muka, sebab PSSI pada masa itu memiliki tim yang kuat. Dalam pertandingan internasional, PSSI membuktikannya. Pada 7 Agustus 1937 tim yang beranggotakan, di antaranya Maladi, Djawad, Moestaram, Sardjan, berhasil menahan imbang 2-2 tim Nan Hwa dari Cina di Gelanggang Union, Semarang. Padahal Nan Hwa pernah menyikat kesebelasan Belanda dengan skor 4-0. Dari sini kedigdayaan tim PSSI mulai kesohor.

Sabtu, 20 November 2010

Sejarah Asian Games


Sejarah Asian Games
Asian Games awalnya merupakan ajang olahraga di Asia kecil. Far Eastern Championship Games diadakan untuk menunjukkan kesatuan dan kerja sama antar tiga negara, yaitu Kerajaan Jepang, Kepulauan Filipina, dan Republik Rakyat Cina. Far Eastern Championship Games pertama diadakan di Manila pada tahun 1913. Negara Asia lainnya berpartisipasi setelah diselenggarakan. Far Eastern Championship Games dihentikan pada tahun 1938 ketika Jepang menyerbu Tiongkok dan aneksasi terhadap Filipina yang menjadi pemicu perluasan Perang Dunia II ke wilayah Pasifik.

Jumat, 19 November 2010

10 Klub Terbaik Sepanjang Masa:

1. Real Madrid
Legenda:  Alfredo Di Stefano, Raul, Ferenc Puskas
Gelar: 31 La Liga, 17 Copa del Rey, 8 Supercopa Spanyol, 9 Champions League, 1 Piala Super Eropa, 2 Europa League dan 3 Piala Dunia Antarklub.
Bintang:  Cristiano Ronaldo, Ricardo Kaka, Iker Casillas

2. AC Milan
Legenda: Paolo Maldini, Franco Baresi, Gunnar Nordahl
Gelar: 17 Serie A, 5 Copa Italia, 7 Champions League, 2 Piala Winners, 5 Piala Super Eropa dan 4 Piala Dunia Antarklub.
Bintang: Alessandro Nesta, Alexandre Pato, Andrea Pirlo, Ronaldinho

3. Liverpool
Legenda: Ian Callaghan, Ian Rush, Alan Hansen
Gelar:  18 Premier League, 7 Piala FA, 15 Community Shield, 5 Champions League, 3 Europa League, dan 3 Piala Super Eropa.
Bintang: Fernando Torres, Steven Gerrard


7 pelatih klub sepak bola terbaik dunia dalam 1 dekade terakhir

1. Sir Alex Ferguson
Dedikasinya selama 24 tahun untuk MU tak perlu diragukan lagi. Puluhan gelar yang dipersembahkan kepada klub yang bermarkas di Old Trafford itu merupakan bukti nyata bahwa sang manajer asal Skotlandia ini selalu pantas mendapatkan nomor satu dalam jajaran pelatih sepakbola.




Spoiler for profil
Nama Lengkap : Alexander Chapman Ferguson
Tempat Lahir : Glasgow, Skotlandia
Tanggal Lahir : 31-12-1941
Kebangsaan : Skotlandia
Klub : Manchester United

Sir Alexander Chapman Ferguson, Kt, CBE, yang lebih dikenal dengan nama Alex Ferguson atau Sir Alex atau Fergie lahir pada tanggal 31 Desember 1941 di Govan, Glasgow, Skotlandia. Dia merupakan pelatih dan mantan pemain Skotlandia.
Ferguson memulai karirnya sebagai pemain pada tahun 1957 bersama klub Queen's Park. Dia memulai debutnya sebagai seorang striker pada saat masih berusia 16 tahun. Pada saat dia bergabung bersama Falkirk pada tahun 1969, dia menjadi pemain sekaligus pelatih. Tetapi begitu John Prentice menjadi manajer, tugas kepelatihannya ikut dihilangkan. Ferguson meresponnya dengan langsung pindah ke Ayr United, di mana dia pensiun sebagai pemain bola pada tahun 1974.
Ferguson pernah melatih East Stirlingshire dan St. Mirren, tetapi kesuksesannya mulai terlihat saat melatih Aberdeen. Dia sempat menjadi pelatih sementara Skotlandia, karena kematian manajer Jock Stein. Akhirnya dia ditunjuk menjadi manajer Manchester United pada bulan November 1986.
Dengan 24 tahun menjadi pelatih Manchester United, dia menjadi manajer terlama kedua setelah Sir Matt Busby. Di antara manajer yang masih aktif sekarang di Liga Inggris, dia adalah manajer dengan masa kepelatihan terlama.
Selama kepelatihannya, Ferguson telah memenangkan banyak penghargaan dan memecahkan banyak rekor di antaranya sebagai pemenang terbanyak gelar manajer terbaik di sejarah sepak bola Inggris. Pada tahun 2008, dia menjadi pelatih Inggris ketiga yang memenangkan gelar Eropa lebih dari sekali.

Karier pemain:
1957–60 Queen's Park
1960–64 St. Johnstone
1964–67 Dunfermline Athletic
1967–69 Rangers
1969–73 Falkirk
1973–74 Ayr United

Karier pelatih
1974 East Stirlingshire
1974–78 St. Mirren
1978–86 Aberdeen
1985–86 Scotland
1986– Manchester United

Penghargaan Sebagai Pemain:
1. St. Johnstone
- Divisi 1 Liga Skotlandia: 1962-63.
2. Falkirk
- Divisi 1 Liga Skotlandia: 1969-70.

Penghargaan Sebagai Pelatih:
1. St. Mirren
- Divisi 1 Liga Skotlandia: 1976-77.
2. Aberdeen
- Divisi Premier Skotlandia: 1979-80, 1983-84, 1984-85.
- Piala Skotlandia: 1981-82, 1982-83, 1983-84, 1985-86.
- Piala Liga Skotlandia: 1985-86.
- Piala Winners: 1982-83.
- Piala Super Eropa: 1983.
3. Manchester United
- Premier League: 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1996-97, 1998-99, 1999-00, 2000-01, 2002-03, 2006-07, 2007-08, 2008-09.
- Piala FA: 1989-1990, 1993-1994, 1995-1996, 1998-1999, 2003-2004.
- Piala Liga: 1991-1992, 2005-2006, 2008-2009.
- FA Charity/Community Shield: 1990, 1993, 1994, 1996, 1997, 2003, 2007, 2008.
- Liga Champions: 1998-99, 2007-08.
- Piala Winners: 1990-91.
- Piala Super Eropa: 1991.
- Piala Intercontinental Cup: 1999.
- Piala Dunia Klub FIFA: 2008.
4. Individual:
- Football Writers' Association Tribute Award: 1996.
- Mussabini Medal: 1999.
- Manajer Terbaik Liga Champions UEFA: 1998-99.
- BBC Sports Personality of the Year Coach Award: 1999.
- BBC Sports Personality of the Year Team Award: 1999.
- IFFHS Club Coach of the Year: 1999.
- LMA Manager of the Decade: 1990-an.
- Laureus World Sports Award for Team of the Year: 2000.
- BBC Sports Personality of the Year Lifetime Achievement Award: 2001.
- English Football Hall of Fame: 2002.
- Onze d'Or Coach of the Year: 1999, 2007.
- Professional Footballers' Association Merit Award: 2007.
- Tim terbaik UEFA: 2007, 2008.
- Manajer Terbaik liga Inggris: 1993-94, 1995-96, 1996-97, 1998-99, 1999-00, 2002-03, 2006-07, 2007-08, 2008-09.
- Manajer Terbaik Liga Inggris edisi bulanan: Agustus 1993, Oktober 1994, Februari 1996, Maret 1996, Februari 1997, Oktober 1997, Januari 1999, April 1999, Agustus 1999, Maret 2000, April 2000, Februari 2001, April 2003, Desember 2003, Februari 2005, Maret 2006, Agustus 2006, Oktober 2006, Februari 2007, Januari 2008, Maret 2008, Januari 2009, April 2009, September 2009.
- LMA Manager of the Year: 1998-99, 2007-08.
- World Soccer Magazine World Manager of the Year: 1993, 1999, 2007, 2008
5. Gelar dan Penghargaan khusus:
- Officer of the Order of the British Empire (OBE): 1983.
- Commander of the Order of the British Empire (CBE): 1995.
- Knight Bachelor: 1999.


2. Josep Guardiola
Mungkin untuk saat ini, posisi nomor dua pantas kita berikan bagi pelatih yang pernah menjabat ban kapten di Barcelona ini. Lihat saja, baru satu tahun melatih El Barca, Pep langsung memberikan treble winner alias tiga gelar bergengsi bagi Barcelona (La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions), dan ditambah dua gelar yang didapat awal musim ini (Piala Super Spanyol, dan Piala Super Eropa).



Spoiler for profil
Nama Lengkap : Josep Guardiola i Sala
Tempat Lahir : Santpedor, Spanyol
Tanggal Lahir : 18 Januari 1971
Kebangsaan : Spanyol
Klub : Barcelona

Josep Guardiola i Sala atau lebih dikenal dengan sebutan Pep Guardiola, adalah mantan pemain sepak bola asal Spanyol yang kini berprofesi sebagai pelatih klub sepak bola. Dia lahir pada 18 January 1971 di Santpedor, Barcelona, Catalonia.
Josep Guardiola menghabiskan kebanyakan karirnya sebagai pemain di Barcelona. Dia menjadi bagian dream team di bawah kepelatihan Johan Cruyff yang membawa Barcelona memenangkan gelar Eropa mereka untuk pertama kalinya. Guardiola menjadi kapten di 4 tahun terakhirnya bersama Barcelona.
Guardiola juga bermain untuk klub Brescia, AS Roma, Al-Ahli dan Dorados de Sinaloa. Sebagai pemain tim nasional Spanyol, dia memulai debutnya pada tanggal 14 October 1992 saat menghadapi Irlandia Utara saat kualifikasi Piala Dunia 1994.
Setelah pensiun sebagai pemain, Guardiola menjadi pelatih dari tim Barcelona B. Pada 8 Mei 2008, presiden Barcelona, Joan Laporta, mengumumkan kalau Guardiola menggantikan Frank Rijkaard sebagai pelatih tim utama. Dia menandatangani kontraknya pada tanggal 5 Juni 2008.
Di musim pertamanya sebagai manajer, Barcelona memenangkan tiga gelar mulai dari La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions. Guardiola menjadi manajer termuda yang memenangkan Liga Champions. Di musim berikutnya, Guardiola membawa Barcelona memenangkan Piala Super Spanyol lawan Athletic Bilbao dan Piala Super Eropa 2009 lawan Shakhtar Donetsk.

Karier pemain:
1990–01 Barcelona
2001–02 Brescia
2002–03 Roma
2003 Brescia
2003–05 Al-Ahli
2005–06 Sinaloa

karier tim nasional:
1991–92 Spain U21
1991–92 Spain U23
1992–01 Spain
1995–05 Catalonia

Karier pelatih:
2007–08 Barcelona B
2008– Barcelona

Penghargaan Sebagai Pemain:
1. Barcelona
- La Liga: 1991, 1992, 1993, 1994, 1998, 1999.
- Copa del Rey: 1997, 1998.
- Super Spanyol: 1991, 1992, 1994, 1996.
- Liga Champions: 1992.
- Piala Winners: 1996-97.
- Piala Super Eropa: 1992, 1997.
2. Individu:
- Bravo Award: 1992.
- UEFA All-Star Team: 1992, 2000.
- Pemain Terbaik Spanyol di Olimpiade: 1992.

Penghargaan Sebagai Manajer:
1. Barcelona
- La Liga: 2008-09.
- Copa del Rey: 2009.
- Piala Super Spanyol: 2009.
- Liga Champions: 2009.
- Piala Super Eropa: 2009.
2. Individu
- Don Balon Award untuk Pelatih Terbaik: 2009.
- Onze d'Or untuk Pelatih Terbaik Eropa: 2009.
- Miguel Munoz Trophy untuk Pelatih Terbaik: 2009.
3. Arsene Wenger
Hampir sama dengan Fergie, Wenger merupakan pelatih yang cukup lama melatih sebuah klub (14 tahun bersama Arsenal). Namun, gelar yang ia berikan pada The Gunners, tak sebanyak yang diberikan Fergie pada MU. Namun, dia merupakan pelatih terbaik Arsenal sepanjang masa.



Spoiler for profil
Nama Lengkap : Arsene Wenger
Tempat Lahir : Strasbourg
Tanggal Lahir : 22-10-1949
Kebangsaan : Prancis
Klub : Arsenal

Arsene Wenger lahir pada tanggal 22 Oktober 1949 di Strasbourg, Prancis.
Wenger menjadi pemain sepak bola profesional untuk pertama kalinya pada tahun 1978. Dia turun sebagai pemain bertahan memperkuat klub RC Strasbourg ketika melawan Monaco.
Kemudian karirnya berlanjut ke area manajerial. Karir pertamanya sebagai pelatih tim senior adalah saat melatih Nancy, di mana dia bergabung pada tahun 1984. Karirnya sebagai manajer semakin menjulang ketika menangani AS Monaco pada tahun 1987. Dia memenangkan gelar liga pada tahun 1988 (musim pertama dia menjadi pelatih Monaco) dan Piala Prancis tahun 1991.
Wenger melanjutkan kesuksesannya saat melatih klub Jepang, Nagoya Grampus Eight. Dia berhasil mempersembahkan Piala Kaisar, kompetisi nasional di Jepang. Dia juga berhasil mengangkat posisi klub dari peringkat ketiga terbawah liga ke peringkat dua klasemen.
Kemudian atas rekomendasi Gerard Houllier ke David Dein, pada musim panas 1996, Arsenal setuju menunjuknya sebagai manajer klub yang baru. Penunjukkannya berlangsung pada 28 September 1996, dan Wenger resmi menangani tim sejak 1 Oktober 1996.
Wenger menjadi manajer tersukses dalam sejarah Arsenal terutama dalam hal pengumpulan trofi juara. Dia juga menjadi manajer terlama yang menangani Arsenal. Wenger menjadi satu-satunya manajer bukan dari Inggris yang memenangkan gelar ganda di Inggris, dengan melakukannya di tahun 1998 dan 2002.
Pada tahun 2004, dia menjadi satu-satunya manajer dalam sejarah Liga Premier Inggris yang membawa klubnya tidak terkalahkan dalam satu musim.
Wenger sudah sangat diakui sebagai salah satu manajer yang terbaik di dunia setelah sukses yang diraihnya di Monaco dan Arsenal. Wenger memperoleh gelar sarjana Elektro dan memperoleh gelar master dalam Ekonomi dari Universitas Strasbourg. Dia fasih berbahasa Prancis, Jerman, Spanyol dan Inggris. Dia juga bisa berbicara dalam bahasa Italia dan Jepang.

Karier pemain:
1973–75 Mulhouse
1975–78 ASPV Strasbourg
1978–81 RC Strasbourg

Karier pelatoh:
1984–87 Nancy
1987–94 Monaco
1995–96 Nagoya Grampus Eight
1996– Arsenal

Penghargaan Sebagai Pemain
Strasbourg
Ligue 1: 1978-79

Penghargaan Sebagai Manajer
1. Monaco
- Ligue 1: 1987-88.
- Piala Prancis: 1990-91.
2. Nagoya Grampus
- Piala Kaisar: 1996.
- Piala Super J-League: 1996.
3. Arsenal
- Premier League (3): 1997-98, 2001-02, 2003-04.
- FA Cup (4): 1997-98, 2001-02, 2002-03, 2004-05.
- FA Community Shield (4): 1998, 1999, 2002, 2004.

Penghargaan Individu
- Manajer Terbaik Perancis: 1988, 2008.
- Manajer Terbaik J. League Manager: 1995.
- Officer of the British Empire: 2003.
- Onze d'Or Coach of The Year: 2000, 2002, 2003, 2004.
- Manajer Terbaik Liga Premier FA: 1998, 2002, 2004.
- Manajer Terbaik LMA: 2001-02, 2003-04.
- BBC Sports Personality of the Year Coach Award: 2002, 2004.
- Freedom of Islington: 2004.
- FWA Tribute Award: 2005.
- English Football Hall of Fame: 2006.
- Manajer Terbaik Liga Premier (10 kali): Maret 1998, April 1998, Oktober 2000, April 2002, September 2002, August 2003, Februari 2004, Agustus 2004, September 2007, Desember 2007.


4. Jose Mourinho
Kesuksesan Mou membawa Porto menjuarai Piala UEFA musim 2002/03 dan Champions League musim 2003/04 merupakan batu lompatan The Special One menembus jajaran pelatih terbaik. Terbukti setelah itu, ia langsung diangkat menjadi pelatih klub milik konglomerat Roman Abramovich yakni Chelsea pada musim berikutnya. Sukses memberikan dua gelar liga Inggris pada The Blues, Mou masih belum berhenti memberikan gelar di liga lokal kepada tim yang diasuhnya saat ini, Inter. Sayang, sejak meninggalkan Porto, Mou belum juga memberikan gelar eropa kepada dua klub terakhir yang dilatihnya.



Spoiler for profil
Nama Lengkap : Jose Mario dos Santos Felix Mourinho
Tempat Lahir : Setubal, Portugal
Tanggal Lahir : 26 Januari 1963
Kebangsaan : Portugal
Klub : Inter Milan

Jose Mario dos Santos Felix Mourinho yang lebih dikenal dengan panggilan Jose Mourinho, lahir di Setuba, Portugal pada tanggal 26 Januari 1963. Dia terkenal dengan profesinya sebagai pelatih klub sepak bola.
Mourinho adalah putra dari kiper berkebangsaan Portugal, Felix. Mourinho memulai karirnya sebagai pemain tetapi dia tidak puas karirnya dan lebih memilih beralih ke urusan manajerial.
Setelah beberapa lama bekerja sebagai asisten manajer dan pelatih tim muda di awal tahun 90-an, dia menjadi penerjemah bagi Bobby Robson. Mourinho belajar banyak dari pelatih veteran tersebut dan bekerja bersamanya di klub besar Portugal seperti Sporting Clube de Portugal, FC Porto, dan klub raksasa Spanyol Barcelona.
Kemudian dia mulai fokus untuk melatih dan menorehkan sukses dalam kepelatihan singkatnya di Benfica dan Uniao de Leiria. Mourinho kembali ke Porto pada tahun 2002, dan kali ini sebagai pelatih kepala. Tidak lama kemudian dia sukses membawa Porto menjadi juara Liga Portugal, Piala Portugal dan Piala UEFA tahun 2003. Sukses yang lebih besar datang pada tahun 2004 ketika Mourinho memimpin klubnya menjadi juara Liga Portugal lagi dan memenangkan gelar paling bergengsi di Eropa yaitu Liga Champions.
Mourinho pindah ke Chelsea pada musim berikutnya dan berhasil memenangkan gelar Liga Inggris 2 tahun berturut-turut pada 2005 dan 2006, beserta gelar domestik lainnya. Dia sering menyulut kontroversi dengan keterus-terangannya. Tetapi kegemilangannya di Porto dan Chelsea menjadikannya sebagai salah satu manajer terbaik di dunia, yang diakui oleh rekan dan media. Dia dinobatkan menjadi manajer terbaik di dunia oleh International Federation of Football History and Statistics (IFFHS) untuk musim 2004-05 dan 2005-06.
Setelah berselisih dengan para tetinggi Chelsea, dia pindah ke Seri A dan menandatangani kontrak 3 tahun dengan Inter Milan pada pertengahan tahun 2008. Dalam 3 bulan, Mourinho berhasil memenangkan Piala Super Italia sebagai gelar pertamanya di Italia. Dia menyelesaikan musim pertamanya di Italia dengan memenangkan gelar juara Liga Italia Seri A.

Karier pelatih:
2000 Benfica
2001–02 União de Leiria
2002–04 Porto
2004–07 Chelsea
2008– Internazionale

Penghargaan Klub
1. Porto
- Liga Portugal: 2002-03, 2003-04.
- Piala Portugal: 2002-03.
- Piala Super Portugal: 2003.
- Liga Champions: 2004.
- Piala UEFA: 2003.
2. Chelsea
- Liga Premier: 2004-05, 2005-06.
- Piala FA: 2007.
- Piala LIga Inggris: 2005, 2007.
- Community Shield: 2005.
3. Inter Milan
- Seri A: 2008-09
- Piala Super Italia: 2008.

Penghargaan Individu
- Manajer Terbaik UEFA Manager (2): 2002/03, 2003/04.
- Pelatih Terbaik versi World Soccer Magazine (2): 2003/04, 2004/05.
- BBC Sports Personality of Year Coach Award: 2004/05.
- Pelatih Terbaik Liga Premier (2): 2004/05, 2005/06.
- Pelatih Terbaik Dunia versi IFFHS (2): 2004, 2005.
- Pelatih Terbaik Liga Premier: November 2004, Januari 2005 dan Maret 2007.
5. Roberto Mancini
Jangan ragukan kemampuan pelatih yang merupakan mantan pemain Lazio ini. Apapun klub yang dilatihnya, pasti ia berikan gelar. Fiorentina, Lazio, dan Inter telah merasakan hal itu. Satu lagi, klub yang dilatih Mancini pasti mampu menembus zona papan atas liga. Lihat saja perkembangan klubnya saat ini, Manchester City di Premier League, yang siap mengancam langganan pemilik posisi 4 besar (MU, Arsenal, Chelsea, dan Liverpool). Dan The Citizens yang terkenal suka gonta ganti pelatih, sepertinya sudah kerasan pada Mancio, dan berharap dirinya dapat memberikan gelar pada klub yang bermarkas di City of Manchester itu.



Spoiler for profil
Nama Lengkap : Roberto Mancini
Tempat Lahir : Jesi, Italia
Tanggal Lahir : 27 November 1964
Kebangsaan : Italia
Klub : Manchester City

Roberto Mancini lahir pada tanggal 27 November 1964 di in Jesi, Ancona. Dia adalah mantan pemain ternama berkebangsaan Itali dan sekarang mengambil profesi sebagai pelatih.
Roberto Mancini memulai debutnya di Liga Italia Serie A bersama Bologna pada 12 September 1981. Pada tahun berikutnya dia dibeli oleh Sampdoria, di mana dia bermain di sana sampai tahun 1997. Kemudian dia bermain untuk Lazio (1997-00) dan kemudian Leicester City (2001).
Setelah pensiun sebagai pelatih, Mancini mulai melatih Fiorentina (2001). Dia membawa tim itu menjadi juara Coppa Italia di tahun pertamanya sebagai manajer.
Mancini kemudian ditunjuk sebagai manajer Lazio tahun 2002 dan sukses memenangkan Coppa Italia pada tahun 2004. Pada tahun 2004 itu pula dia mengumumkan pindah menangani Inter Milan.
Dengan Inter, dia memenangkan 2 kali Coppa Italia (2005 dan 2006), dua kali Supercoppa Italia (2005 dan 2006) dan 3 kali Scudetto (2005-06, 2006-07 dan 2007-08), dan menjadi pelatih tersukses Inter selama 30 tahun. Akan tetapi Mancini gagal meneruskan prestasi itu di kompetisi Eropa.
Pada 29 Mei 2008, Inter mengumumkan secara resmi pemberhentian Mancini, karena ribut dengan ketua klub, Massimo Moratti. Hal itu sebagai reaksi atas komentar negatif Mancini setelah kalah lawan Liverpool di Liga Champions. Mancini akhirnya digantikan oleh Jose Mourinho.
Melalui sebuah proses yang mengejutkan, Mancini akhirnya menggantikan posisi Mark Hughes sebagai pelatih City. Kejadian ini terjadi pada tanggal 19 Desember 2009. City pun langsung menjelma menjadi tim yang ditakuti di Liga Inggris lewat sentuhan ajaibnya.

Karier pemain:
1981–82 Bologna
1982–97 Sampdoria
1997–00 Lazio
2001 Leicester City

Karier tim nasional:
1982–86 Italy U21
1984–94 Italy 36

Karier pelatih:
2000 Lazio (asisten pelatih)
2001–02 Fiorentina
2002–04 Lazio
2004–08 Internazionale
2009– Manchester City

Penghargaan Sebagai Pemain:
1. Sampdoria
- Serie A: 1990-91.
- Coppa Italia: 1984-85, 1987-88, 1988-89, 1993-94.
- Piala Winners: 1989-90.
2. Lazio
- Serie A: 1999-00
- Coppa Italia: 1997-98, 1999-00.
- Piala Winners: 1998-99.
- Piala Super Eropa: 1999.

Penghargaan Sebagai Pelatih:
1. Fiorentina
- Coppa Italia: 2000-01.
2. Lazio
- Coppa Italia: 2003-04
3. Inter Milan
- Seri A: 2005-06, 2006-07, 2007-08.
- Coppa Italia: 2004-05, 2005-06.


6. Carlo Ancelotti
Puluhan gelar telah dipersembahkan Don Carletto kepada klub-klub besar yang ia latih. Membawa Milan dua kali menjuarai ajang paling bergengsi di Eropa, yakni Champions League merupakan kehebatan bekas pemain AS Roma ini. Namun, Carleto merupakan pelatih yang kerap tidak mampu menjaga konsistensi posisi klub yang ditukanginya. Itu pernah dialami Juve dan Milan yang grafiknya naik turun saat ditangani Ancelotti. Chelsea yang saat ini sedang berada di puncak klasemen bersama MU belum tentu bisa mendapatkannya musim depan. Maka urutan ke-6 dibawah Mancini pantas untuknya.



Spoiler for profil
Nama Lengkap : Carlo Ancelotti
Tempat Lahir : Reggio, Italia
Tanggal Lahir : 10-06-1959
Kebangsaan : Italia
Klub : Chelsea

Carlo Ancelotti lahir pada tanggal 10 June 1959 di Reggiolo, Italia. Dia adalah mantan pemain sepak bola yang kini berprofesi sebagai pelatih.
Sebagai pemain, Ancelotti, tampil sebanyak 26 kali bersama timnas Italia dan ikut berlaga di ajang Piala Dunia 1986 dan 1990. Dia memulai karir bermainnya pada tahun 1976 bersama Parma. Pada 1979, dia pindah ke AS Roma, bermain sebagai pemain tengah dan menjadi kapten tim. Dari tahun 1987 sampai 1992, dia bermain bersama AC Milan.
Sebagai pelatih, Ancelotti, adalah satu dari 6 pelatih yang memenangkan Liga Champions sebagai pemain dan pelatih. Pengalaman kepelatihan Ancelotti yang pertama dimulai saat melatih Reggiana pada tahun 1995. Di tahun pertamanya itu dia berhasil membawa klub itu promosi ke Seri A.
Ancelotti kemudian pindah ke Parma pada tahun 1996. Semusim kemudian dia menggantikan Marcello Lippi di Juventus. Bintang kepelatihan Ancelotti mulai bersinar ketika dia pindah ke AC Milan pada tahun 2001 saat menggantikan Fatih Terim yang dipecat. Dia akhirnya berhasil membawa Milan pada tahun 2003 menjadi juara Liga Champions. Pada musim 2003-04, gelar Coppa Italia dan Scudetto berhasil dipersembahkannya. Gelar Liga Champions kedua didapatnya pada tahun 2007 saat mengalahkan Liverpool 2-1 di Stadion Olympic, Athens pada 23 Mei 2007.
Ancelotti mengumumkan pengunduran dirinya dari Milan pada 31 Mei 2009. Besoknya, dia resmi ditunjuk sebagai pelatih Chelsea yang baru setelah menyetujui kontrak 3 tahun dengan kontrak sebesar 9 juta pounds.

Karier pemain:
1976–79 Parma
1979–87 Roma
1987–92 Milan

Karier tim nasional:
1981–91 Italy

Karier pelatih:
1995–96 Reggiana
1996–98 Parma
1999–01 Juventus
2001–09 Milan
2009– Chelsea

Penghargaan Sebagai Pemain:
1. Roma
- Coppa Italia: 1979-80, 1980-81, 1983-84, 1985-86.
- Serie A: 1982-83.
2. Milan
- Serie A: 1987-88, 1991-92.
- Italian Supercup: 1988.
- European Cup: 1988-89, 1989-90.
- UEFA Super Cup: 1989, 1990.
- Intercontinental Cup: 1989, 1990.

Penghargaan Sebagai Pelatih:
1. Juventus
- Intertoto Cup: 1999
2. Milan
- Coppa Italia: 2002-03
- Serie A: 2003-04
- Italian Supercup: 2004
- UEFA Champions League: 2002-03, 2006-07
- UEFA Super Cup: 2003, 2007
- FIFA Club World Cup: 2007
3. Chelsea
- FA Community Shield: 2009.
7. Rafael Benitez
Siapa yang tak kenal salah satu pelatih hebat asal Spanyol ini. Dua kali menembus final Champions League dengan membawa kemenangan di salah satu finalnya, merupakan hal yang membuat Rafa masih dipertahankan Liverpool hingga saat ini. Bahkan sebelumnya, Valencia juga telah diberinya sebuah gelar Piala UEFA dan dua kali juara La Liga secara berturut-turut (2001/02 dan 2002/03). Namun, menurunnya performa Liverpool di liga dan tersingkir dari arena Champions League musim ini, memaksa Rafa harus menduduki posisi ketujuh.



Spoiler for profil
Nama Lengkap : Rafael Benitez Maudes
Tempat Lahir : Madrid, Spanyol
Tanggal Lahir : 16 April 1960
Kebangsaan : Spanyol
Klub : Liverpool

Rafael Benitez Maudes yang lebih dikenal dengan Rafa Benitez adalah seorang pelatih sepak bola asal Spanyol. Pelatih ini lahir pada 16 April 1960 di Madrid.
Benitez memulai karir sepak bolanyanya dengan bermain di akademi Real Madrid. Dia terus menyelesaikan kuliahnya meski juga bermain di klub divisi bawah Liga Spanyol.
Dia bergabung dengan staf kepelatihan Real Madrid pada usia 26 tahun. Bekerja sebagai pelatih tim u-19, cadangan dan asisten manajer tim senior Real Madrid. Kemudian Benitez pindah menjadi manajer Real Valladolid dan Osasuna. Karir kepelatihannya di 2 klub ini terbilang singkat dan kurang berhasil.
Benitez kemudian membawa tim divisi dua, Extremadura, kembali ke Divisi Primera di musim pertamanya pada tahun 1997, tetapi tim terdegradasi di musim berikutnya. Dia kemudian meninggalkan klub itu, mengambil istirahat sebentar dari sepak bola sebelum akhirnya melatih Tenerife pada tahun 2000. Benítez
Pada tahun 2001, Benitez ditunjuk sebagai pelatih Valencia. Di sini dia berhasil membuktikan sebagai salah satu manajer terbaik di Liga Spanyol dengan memenangkan gelar La Liga di musim 2001-02. Don Balon dan El Pais menobatkannya sebagai manajer terbaik 2001-02. Pada tahun 2004, gelar juara liga kembali diperolehnya ditambah dengan juara piala UEFA. Akan tetapi karena perbedaan pendapatnya dengan direktur klub mengenai investasi klub membuatnya memutuskan pindah menangani Liverpool.
Benitez memulai karirnya di Liverpool dengan gemilang setalah membawa klub itu menjadi juara Liga Champions pada musim 2004-05. Pada tahun 2006, dia berhasil membawa Liverpool menjadi juara Piala FA dan menjadi finalis Liga Champions 2007. Tetapi dia masih belum berhasil memberikan gelar juara Liga Inggris dan yang tertinggi yaitu saat menjadi runner-up di musim 2008-09.

karier pemain:
1974–81 Castilla CF
1981–85 Parla
1985–86 Linares

Karier tim nasional:
1979–81 Spain Universities XI

Karier pelatih:
1986–89 Castilla Youth B
1989–91 Real Madrid Youth B
1991–93 Real Madrid U-19s
1993–95 Real Madrid B
1995–96 Real Valladolid
1996–97 Osasuna
1997–99 Extremadura
2000–01 Tenerife
2001–04 Valencia
2004– Liverpool

Penghargaan Sebagai Pemain
Juara Divisi Tercera: 1981-82 (Parla).

Penghargaan Sebagai Manajer
1. Real Madrid U-19
- Liga Spanyol U-19: 1993.
- Piala Spanyol U-19: 1991, 1993.
2. Valencia
- La Liga: 2001-02, 2003-04
- Piala UEFA: 2003-2004
3. Liverpool
- Piala FA: 2006.
- Community Shield: 2006.
- Liga Champions: 2004-05.
- Piala Super Eropa: 2005.

Penghargaan Pribadi Sebagai Manajer
1. Don Balon Award: 2001-02
2. UEFA Manager of the Year: 2003-04, 2004-05.
3. Manajer Terbaik Liga Premier: November 2005, Desember 2005, Januari 2007, Oktober 2008, Maret 2009.
 
 

10 Klub Sepakbola Terbaik Dunia Termutakhir


Liga-liga sepakbola terbaik dunia yang rata-rata berada di Eropa semuanya telah bergulir. Jelang fase grup Liga Champions yang dimulai pekan depan, ada baiknya menyimak perimbangan kekuatan di benua biru itu.

Bleacher Report merilis daftar 10 tim terbaik sesuai perkembangan mutakhir di Liga Inggris (Premier League), Liga Italia (Serie A), Liga Spanyol (La Liga), Liga Jerman (Bundesliga) serta Liga Prancis (Ligue1). Berikut 10 tim terbaik Eropa atau dunia itu:

10. VFL Wolfsburg
http://www.oleole.com/media/main/images/blogs/images/group2/subgrp31/blogimg_5123_106014-20090509132009631184.png
Kekalahan 3-0 dari tuan rumah Bayern Munich justru akan menjadi titik balik Wolfsburg. The Wolves akan memulai kampanye mempertahankan gelar Bundesliga. Wolfsburg juga akan melakoni debut di Liga Champions.

9. Olympique Lyon
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdOBUO6D47unrooLGZQUdOs3mdLDgN_FFw-cf1LXe2Lidj6QBr1dgYbaKWCdbgGwtwKCLFxexNj1RI_KKy8We3Gw-f31n5qc_p7xnnzcn01Lif8XpCcjDo4RB6JQ8LlS_zZ6wxBkQfGPRG/s400/0+olympique+lyon+lyonnais+logo+escudo+brand+marque.jpg
Lyon sangat dominan sejauh ini. Mereka mencetak dua kemenangan atas klub Belgia, Anderlecht di playoff Liga Champions. Lyon juga mengemas 10 poin dari empat laga pembuka Liga Prancis (Ligue1). Kehilangan trofi Ligue1 musim lalu setelah meraihnya tujuh kali beruntun, jagoan Prancis ini sepertinya telah kembali ke penampilan terbaiknya.

8. Liverpool
http://anemptyfeeling.files.wordpress.com/2009/03/liverpool-fc-crest.jpg
The Reds menjalani start sulit musim ini ketika harus takluk dua kali dari Tottenham Hotspur dan Aston Villa di Premier League. Tapi, The Reds belum layak dicoret dari daftar kandidat juara. Apalagi, jika itu bicara Liga Champions. Liverpool jadi salah satu spesialisnya.

7. Juventus
http://www.funbumperstickers.com/images/Juventus2.gif
Musim ini, Bianconeri sepertinya telah kembali ke masa jayanya sebagai salah satu favorit penguasa Italia. Bersama duet pemain anyar asal Brasil, Diego dan Felipe Melo, Juve menampilkan permainan ekselen saat melumat AS Roma 3-0. Juve menjadi kuda hitam untuk memenangi Liga Champions serta Serie A.

6. Inter Milan
http://www.sportsbettingreview.co.uk/images/inter-milan.gif
Start lambat saat ditahan Bari 1-1 di kandang, dibayar tuntas Inter Milan. Beneamata menunjukkan bagaimana bagusnya mereka dengan melumat rival sekota AC Milan 4-0. Juara bertahan Barcelona akan menjadi tes terberat pasukan Jose Mourinho di fase grup Liga Champions. Tapi, inilah arena yang ingin kembali dimenangi Mourinho. Biasanya, jika Mourinho telah mematok target, timnya takkan terbendung. Apalagi, Inter telah lama tak berjaya di Eropa.

5. Arsenal
http://www.topnews.in/files/Arsenal.jpg
The Gunners melakukan start penuh drama. Dari kasus diving Eduardo yang berbuntut skorsing UEFA selama dua laga, Arsenal masih menunjukkan sebagai tim kuat. Skuad Arsene Wenger tak kalah secara permainan ketika ditundukkan Manchester United 1-2 di Premier League yang diwarnai pengusiran bosnya itu. Penampilan apik kala menaklukkan Glasgow Celtic di dua leg serta menghancurkan Everton 6-1 jadi jaminan penuh kejutan Arsenal.

4. Real Madrid
http://blogs.theherald.co.za/pitch/files/2009/08/realmadrid.jpg
Kemenangan kurang meyakinkan dalam laga pembuka La Liga kontra Deportivo La Coruna 3-2 belum memuaskan Real. Hijrah mengejutkan Wesley Sneijder dan Arjen Robben di akhir bursa transfer musim panas tak mengurangi kekuatan Real. Mereka masih punya banyak amunisi untuk meraih banyak trofi musim ini.

3. Manchester United
http://wisatajiwa.files.wordpress.com/2009/07/manchester_united_logo.jpg
Dua kekalahan: lawan Chelsea lewat adu penalti di Community Shield serta dari tim promosi Burnley menyadarkan pasukan Merah Putih. Perlahan tapi pasti, MU memulai kampanye mempertahankan gelar Premier League dengan kemenangan atas Arsenal. Skorsing dua tahun tak boleh belanja pemain yang diberikan FIFA kepada rivalnya, Chelsea ikut mengembalikan kepercayaan diri para pemain United.

2. Chelsea
http://3nspeaks.files.wordpress.com/2008/08/chelsea.jpg
The Blues mengawali musim ini dengan spektakuler. Mengalahkan Manchester United di Community Shield serta selalu menang dalam empat laga awal Premier League. Manajer anyar Carlo "Carletto" Ancelotti telah mengembalikan level Chelsea di Inggris. Tapi, kubu Stamford Bridge juga harus waspada dengan skorsing larangan belanja pemain yang diberikan FIFA sampai 2011.

1. Barcelona
http://www.austinchronicle.com/binary/e58c00d8/fc_barcelona_logo.gif
Blaugrana bertahan di posisi puncak setelah penampilan solid melawan Sporting Gijon di pembuka La Liga. Kabar lebih bagus ketika bintang anyar Barca, Zlatan Ibrahimovic telah mulai mencetak gol. Blaugrana memulai langkah mempertahankan predikat treble winners ditambah juara Super Eropa musim lalu, dengan mantap.